Ethereum Exit Queue Sentuh Rekor $5 Miliar ETH, Tekan Sentimen Pasar
Ethereum exit queue, Ethereum menghadapi antrean keluar (exit queue) terbesar dalam sejarah. Lebih dari 1 juta ETH senilai hampir $5 miliar kini menunggu ditarik dari staking di jaringan proof-of-stake (PoS).
Ethereum exit queue, Validator Keluar Capai Rekor, Tekan Profit-Taking
Data dari validatorqueue.com menunjukkan antrean keluar validator terus membesar. Waktu tunggu kini mencapai 18 hari 16 jam, rekor terpanjang sejak staking Ethereum dimulai.
Reli harga Ether sebesar 72% dalam tiga bulan terakhir mendorong banyak validator untuk mencairkan aset. Mereka ingin mengunci keuntungan setelah reli panjang.
Meski ada kekhawatiran, Marcin Kazmierczak, co-founder RedStone, menegaskan bahwa situasi ini masih sehat. Menurutnya, arus modal institusional dari treasury perusahaan dan ETF siap menyerap tekanan jual tersebut.

Ether Tetap Jadi “Magnet Likuiditas” di Pasar Kripto
Iliya Kalchev dari Nexo menyebut Ether sebagai pusat likuiditas industri kripto. Data terbaru menunjukkan futures open interest mendekati $33 miliar, tanda kuatnya minat institusional.
Standard Chartered tetap optimistis. Bank tersebut memproyeksikan harga ETH bisa tembus $7.500 pada akhir 2025.
Selain itu, Polymarket memperkirakan ada 26% peluang ETH mencapai $5.000 bulan ini. Sentimen pasar juga akan dipengaruhi oleh data makro AS, seperti klaim pengangguran awal dan indeks PCE—indikator inflasi favorit The Fed.
Jaringan Tetap Stabil Meski Ada Eksodus
Meski 1 juta ETH antre keluar, ada 737.000 ETH menunggu antre masuk (entry queue) dengan waktu tunggu rata-rata 12 hari 19 jam.
Ethereum tetap stabil dengan lebih dari 1 juta validator aktif. Total 35,6 juta ETH terkunci dalam staking, mewakili 29,4% dari suplai beredar.