Spot Ether ETFs Catat Outflow $59 Juta Setelah 8 Hari Aliran Masuk $3,7 Miliar
Spot Ether ETFs di Amerika Serikat mencatat outflow $59,3 juta pada Jumat. Peristiwa ini mengakhiri delapan hari beruntun inflow yang menambah sekitar $3,7 miliar ke produk tersebut, menurut data Farside.
Outflow ini terjadi hanya sehari setelah Ether gagal menembus kembali rekor tertinggi 2021. Pada Kamis, ETH sempat mendekati level $4.878 sebelum turun ke $4.448.
Baca Juga: Warga Alaska Demo Putin Jelang Pertemuan dengan Donald Trump, Apa yang Terjadi?
ETF Jadi Sinyal Penting Bagi Analis
Banyak analis menilai arus masuk ETF berperan besar dalam peluang ETH menembus kembali level tertinggi sepanjang masa. Trader kemungkinan akan terus memantau pergerakan ETF dalam beberapa minggu mendatang, bersama faktor lain seperti pembelian treasury perusahaan.
Analis Nansen, Jake Kennis, menekankan bahwa reli ETH akan bertahan selama arus masuk ETF tetap kuat. Trader kripto Langerius bahkan memperkirakan harga ETH bisa menyentuh $10.000 jika inflow mingguan konsisten berlanjut.
Sementara itu, trader Merlijin The Trader menulis, “ETF inflows baru saja naik vertikal. Inilah bentuk FOMO institusional.”
Namun, platform analitik Santiment mencatat sentimen sosial untuk ETH tidak sekuat Bitcoin. Menariknya, tren seperti ini kadang justru membuat ETH sedikit mengungguli BTC dalam jangka pendek.

Potensi Profit-Taking di Tengah Antrian Unstake
Cointelegraph sebelumnya melaporkan bahwa antrean unstake ETH yang meningkat bisa memicu profit-taking besar.
Minggu ini, ekosistem staking Ethereum mencatat rekor baru dengan 877.106 ETH senilai $3,88 miliar dalam antrean penarikan.
Namun, analis DeFi Ignas mengatakan aksi beli dari perusahaan treasury ETH dan ETF spot telah menyerap sebagian besar tekanan jual.
Baca Juga: Kritik Trump Terhadap Prediksi Tarif Goldman Sachs