Ether Bakal Sentuh $4.000 dan Kalahkan Bitcoin, Kata CEO Galaxy Digital
Michael Novogratz, CEO Galaxy Digital, memperkirakan bahwa Ether (ETH) akan mengungguli Bitcoin dalam enam bulan ke depan, berkat meningkatnya minat institusional yang tajam.
“Pasokan ETH sangat terbatas. Jadi, menurut saya ETH punya peluang lebih besar daripada Bitcoin dalam tiga hingga enam bulan ke depan,” ujarnya kepada CNBC pada Kamis.
Baca Juga: Turki Jajaki Penggunaan TKDN Indonesia untuk Investasi
Ether Menuju $4.000 dan Masuki Zona Price Discovery
Michael Novogratz meyakini ETH akan segera menyentuh angka psikologis $4.000. Harga ini hanya naik sekitar 8,5% dari level saat ini sebesar $3.618, menurut data dari Nansen.
“Sepertinya kita akan mengetuk level $4.000 itu beberapa kali,” katanya.
Menurutnya, ETH kini punya narasi yang kuat. Dua perusahaan besar, Sharplink Gaming dan BitMine Immersion Technologies, baru-baru ini membeli ETH dalam jumlah besar. BitMine kini memegang 566.776 ETH senilai sekitar $2,03 miliar, sedangkan Sharplink memiliki 360.807 ETH senilai $1,29 miliar.
Lebih lanjut, perusahaan Ether Machine juga akan melantai di Nasdaq dengan kode saham ETHM, dan memegang lebih dari 400.000 ETH senilai lebih dari $1,5 miliar.
“Perusahaan-perusahaan ini terus menggalang dana dan membeli Ether setiap hari,” ujar Novogratz.
Sementara itu, Arthur Hayes, pendiri BitMEX, memperkirakan ETH bisa mencapai $10.000 sebelum akhir tahun.
Di grafik, performa ETH juga semakin mengungguli BTC. Rasio ETH/BTC telah naik 36,53% dalam 30 hari terakhir menurut TradingView.
Meski demikian, Novogratz tetap melihat Bitcoin punya ruang untuk naik dalam waktu dekat.
Bitcoin Juga Masih Punya Potensi Naik
Menurut Novogratz, Bitcoin bisa saja menembus $150.000. “Angka itu terlihat masuk akal kalau saya lihat pola grafik,” ujarnya.
“Selama narasi ini tetap hidup, arah kita tetap ke atas,” tambahnya.
Sementara itu, analis Bitfinex menyebutkan bahwa target berikutnya untuk Bitcoin ada di $136.000 — level yang sering menandai kondisi pasar yang terlalu optimis.
“Level ini biasanya mencerminkan euforia pasar dan posisi trader yang ekstrem,” kata laporan mereka pada Rabu.
Namun, Novogratz memperingatkan bahwa skenario bisa berubah jika Donald Trump sebagai Presiden AS membatalkan kebijakan suku bunga rendah. “Kalau itu terjadi, maka tesis saya berubah. Tapi selama belum terjadi, saya pikir kita menuju $150.000,” pungkasnya.