Bitcoin Jadi Aset Terbesar ke-5 Dunia Jelang “Crypto Week”, Salip Amazon
Adopsi Bitcoin melonjak drastis seiring sentimen regulasi yang positif di Washington. Tiga RUU penting disahkan, dan pasar kripto pun merespons.
Menjelang peristiwa regulasi besar bertajuk “Crypto Week” di Amerika Serikat, Bitcoin mengalami lonjakan tajam. Harga aset digital ini melesat, mendorong kapitalisasi pasarnya melampaui Amazon dan menjadikannya aset terbesar kelima secara global.
Investor kripto menunjukkan optimisme tinggi karena DPR AS menyetujui tiga undang-undang utama yang mengatur industri Web3. Dukungan bipartisan berhasil meloloskan aturan ini, meskipun sejumlah anggota Partai Republik tetap menyuarakan kekhawatiran terhadap potensi pengawasan dari mata uang digital bank sentral (CBDC).
DPR AS Loloskan Tiga RUU Kripto Penting
Pada sesi voting hari Kamis, para legislator memberikan suara mayoritas untuk tiga RUU berikut:
- CLARITY Act (294-134): Menyediakan struktur pasar untuk aset digital.
- GENIUS Act (308-122): Mendorong inovasi stablecoin dan legalitas penggunaannya di sektor keuangan.
- Anti-CBDC Surveillance State Act (219-210): Menentang CBDC yang dianggap mengancam privasi warga.
Karena itu, para analis menilai bahwa GENIUS Act bisa menjadi kunci utama bagi adopsi stablecoin secara global, terutama oleh institusi keuangan besar.
Bitcoin Lewati Amazon dan Google, Nyaris Salip Apple
Harga Bitcoin (BTC) mencapai $122.600 pada awal pekan. Lonjakan ini membawa kapitalisasi pasar BTC menembus $2,4 triliun, melampaui:
- Amazon ($2,3 triliun)
- Silver ($2,2 triliun)
- Alphabet/Google ($2,19 triliun)
Dengan pencapaian tersebut, Bitcoin hanya tertinggal sedikit di bawah Apple, menurut Cointelegraph.
Menurut Enmanuel Cardozo dari Brickken, institusi seperti BlackRock dan MicroStrategy terus menambah kepemilikan mereka atas BTC. Ia menjelaskan bahwa kehadiran institusi besar serta perubahan iklim regulasi telah memperkuat posisi Bitcoin sebagai aset investasi yang sah.
Grayscale Siap IPO, Ajukan Pendaftaran Rahasia ke SEC
Grayscale, salah satu manajer aset digital terbesar, mengajukan dokumen IPO secara rahasia kepada SEC. Langkah ini mengikuti kesuksesan Circle, penerbit stablecoin USDC, yang melantai di bursa saham awal Juni dengan valuasi mencapai $6,9 miliar.
Dengan masuk ke pasar publik, Grayscale berharap bisa memperluas sumber pendanaan melalui penawaran saham atau instrumen seperti obligasi konversi. Karena itu, analis memperkirakan langkah ini akan memicu musim IPO kripto baru di 2025.
Token Kripto WLFI Dapat Persetujuan untuk Diperdagangkan
Proyek kripto World Liberty Financial (WLFI) yang mendapat dukungan dari Presiden Donald Trump, baru saja mendapat suara mayoritas untuk membuka perdagangannya. Sebanyak 99,94% pemegang token WLFI setuju, sehingga token ini akan tersedia di pasar sekunder.
Tim WLFI menegaskan bahwa keputusan ini akan memperluas partisipasi komunitas dalam tata kelola, termasuk untuk menentukan insentif ekosistem dan arah penggunaan dana protokol.
🔄 Trader Mulai Tinggalkan CEX dan Beralih ke DEX
Selama kuartal kedua 2025, volume perdagangan spot di decentralized exchanges (DEX) meningkat sebesar 25%, sementara volume di centralized exchanges (CEX) justru turun hingga 28%, menurut laporan CoinGecko.
Perubahan ini menyebabkan rasio DEX-to-CEX melonjak dari 0,13 menjadi 0,23, tertinggi sepanjang sejarah. Meskipun demikian, volume perdagangan DEX masih berada di bawah CEX, yakni $877 miliar berbanding $3,9 triliun.
BTCFi Meroket 22x, Tapi Tantangan Kepercayaan Masih Ada
Ekosistem DeFi berbasis Bitcoin (BTCFi) tumbuh pesat. Data dari DefiLlama menunjukkan bahwa total value locked (TVL) BTCFi meningkat dari $304 juta menjadi lebih dari $7 miliar selama 2024.
Faktor pendorong utama mencakup peluncuran protokol baru, standar token yang berkembang, inflow institusional, serta reli harga BTC yang mendorong kepercayaan pasar. Namun demikian, survei dari Arch Network mengungkap bahwa 36% pengguna masih enggan terlibat karena isu kepercayaan, sementara 60% menyebut risiko eksploitasi smart contract sebagai perhatian utama.
Ringkasan Mingguan Pasar DeFi
Menurut data Cointelegraph Markets Pro dan TradingView:
- Token Curve DAO (CRV) mencatat kenaikan tertinggi minggu ini dengan lonjakan 63%.
- Token Stellar (XLM) juga mengalami kenaikan serupa di atas 63%.
Keduanya menjadi pemimpin di antara 100 aset kripto terbesar selama seminggu terakhir.