Drake Sebut Bitcoin di Lagu Terbaru ‘What Did I Miss?’

Drake Sebut Bitcoin di Lagu Terbaru ‘What Did I Miss?’

Drake Sebut Bitcoin di Lagu Terbaru ‘What Did I Miss?’

Musisi Kanada, Drake, kembali menarik perhatian publik. Kali ini, ia menyebut Bitcoin (BTC) dalam lagu barunya berjudul “What Did I Miss?”, yang dirilis pada hari Sabtu.

Sebelumnya, Drake pernah bertaruh 1 juta dolar dalam bentuk Bitcoin pada pertandingan Super Bowl 2022. Ia menjagokan Los Angeles Rams melawan Cincinnati Bengals saat itu.

Di lagu barunya, ia menyamakan Bitcoin dengan emosinya yang naik-turun:

“I look at this shit like a BTC, could be down this week, then I’m up next week…”

Penyebutan Bitcoin dalam musik populer seperti ini menunjukkan bahwa Bitcoin makin meresap ke dalam budaya arus utama. Selain itu, tren ini memperkuat sinyal menuju adopsi massal aset digital.


Adopsi Massal Bitcoin: Kapan Terjadi?

Menurut prediksi dari Blockware pada tahun 2022, 10% populasi dunia akan mengadopsi Bitcoin pada 2030. Mereka menyusun prediksi ini dengan membandingkannya pada kurva adopsi mobil, listrik, dan internet.

Sementara itu, laporan terbaru dari River (Maret 2025) mengungkap bahwa sekitar 4% populasi global sudah memegang BTC. Meski begitu, angka ini masih di bawah 1% dari potensi pasar global.

Negara maju menunjukkan tingkat adopsi yang lebih tinggi dibanding negara berkembang. Misalnya, negara seperti Amerika Serikat, Jepang, dan Jerman mengalami pertumbuhan pengguna kripto yang stabil sejak 2023.

Sumber: River

Institusi Turut Meningkatkan Eksposur ke Bitcoin

Selama beberapa tahun terakhir, berbagai perusahaan mulai menyimpan Bitcoin sebagai aset cadangan. Perusahaan seperti Strategy dan Metaplanet bahkan menjadikan Bitcoin sebagai bagian dari identitas bisnis mereka.

Lebih dari itu, beberapa institusi memilih Bitcoin untuk melindungi nilai kekayaan dari inflasi dan risiko geopolitik. Dalam kondisi ekonomi global yang tak menentu, langkah ini menjadi strategi pertahanan yang populer.

Tak hanya itu, kehadiran ETF Bitcoin ikut memperluas eksposur publik. Produk ini memudahkan investor ritel dan institusi untuk berinvestasi tanpa perlu memahami seluk-beluk teknis dompet digital dan keamanan aset.


Kesimpulan

Lirik Drake yang menyebut Bitcoin bukan sekadar gaya. Ia mencerminkan realitas bahwa aset digital ini semakin dikenal luas. Dengan dukungan dari institusi, investor ritel, dan bahkan musisi papan atas, Bitcoin tampaknya berada di jalur yang jelas menuju adopsi massal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.